Latest Entries »


Oleh Muhaimin Iqbal
Kamis, 11 August 2011 19:09

Saya gembira membaca running text di salah satu TV swasta sore tadi yang mengabarkan bahwa ONH rata-rata untuk tahun ini adalah US$ 3,533.  Saya langsung membuka situs m-Dinar.com yang menyajikan harga Dinar Gerai Dinar dalam US$ yang menunjukkan angka US$ 257.34/Dinar. Artinya bagi Anda yang beruntung bisa pergi haji dengan ONH biasa tahun ini, Anda hanya perlu  US$ 13.73 Dinar, atau turun  drastis dari angka yang pernah saya hitung kurang dari 2 tahun lalu ketika saya menulis “Emak Naik Haji Dengan Dinar…”.

 

Saat itu ONH berada di kisaran 20 Dinar yang sudah sangat murah bila mengingat bahwa tahun 2000 angka ONH berada di kisaran 70 Dinar per jamaah !. Artinya dengan Dinar yang sama yang orang pakai untuk membayar ONH untuk 1 orang jamaah haji pada tahun 2000 tersebut, Anda kini dapat memberangkatkan 2 orang jamaah haji ONH Plus dengan fasilitas minimal hotel bintang 4 di Madinah dan di Mekkah , dan masih cukup pula sisa uang untuk oleh-oleh orang sekampung !.

 

Jamaah haji ONH plus tahun ini ditentukan pada angka minimal US$ 7,000/jamaah. Katakanlah Anda pilih yang bagusan dengan fasilitas minimal hotel bintang 4 pada angka US$ 8,000; maka ini hanya perlu 31.10 Dinar; untuk dua orang hanya perlu US$ 62.20 Dinar. Bila Anda berangkat dengan total anggaran 70 Dinar ( uang ONH untuk 1 orang tahun 2000) , maka Anda masih punya sisa uang sebesar 7.8 Dinar atau setara lebih dari 7,500 Riyal ! ( saat ini 1 Dinar setara sekitar 965 Riyal). – yang lebih dari cukup untuk Anda membeli oleh-oleh bagi orang sekampung yang ikut melepas kepergian haji Anda.

 

Mungkin timbul pertanyaan di benak Anda, kok bisa tambah murah ya ?, bukankan daya beli Dinar seharusnya tetap atau relatif tetap ?.  Banyak penyebab untuk ini, antara lain dari struktur biaya haji itu sendiri yang terbesar pada biaya perjalanan udara-nya. Biaya perjalanan udara sendiri terdiri dari unsur biaya bahan bakar dan biaya (sewa/penyusutan) pesawat – biaya yang terakhir ini yang menyusut drastis bila dinilai dari standar emas.

 

Faktor penyebab lainnya adalah indikasi adanya konspirasi secara global yang membuat data-data inflasi US$ dlsb. diragukan keakuratannya – bisa jadi harga emas selama bertahun-tahun yang lewat terlalu rendah, maka ketika semakin hari semakin terbuka konspirasi tersebut – yang antara lain terkuak dengan adanya krisis hutang Amerika beberapa pekan terakhir – harga emas melonjak dan harga barang-barang lain atau jasa yang dibayar dengan emas menjadi sangat murah.

 

Apapun penyebabnya, sekarang Anda bisa lihat realitanya yaitu dalam bentuk Ongkos Naik Haji (ONH) baik yang biasa mapun yang plus turun sangat significant bila dibayar dengan Dinar. Berangkat dari realita ini, maka Anda mulai kini bisa merencanakan untuk menunaikan kewajiban bagi yang mampu ini secara lebih akurat dan lebih ringan.

 

Berikut langkah-langkah teknis yang bisa Anda tempuh :

 

·       Rencanakan untuk bisa mengumpulkan 15 Dinar untuk ONH biasa dan 35 Dinar untuk ONH plus per orang. Insyaallah cukup untuk keberangkatan Anda – kapan saja Anda mendapatkan kursi untuk ini.

·       Jumlah tersebut dapat Anda bayarkan langsung (dirupiahkan) bila Anda sudah harus membayar, dan dipertahankan dalam Dinar bila belum waktunya Anda bayarkan.

·       Untuk ONH plus, kemungkinan besarnya Anda perlu menyetor dahulu sebesar kurang lebih 15.5 Dinar (sekitar US$ 4,000) pada saat Anda mendaftar, dan sisanya dapat Anda simpan sendiri sampai waktunya dibayarkan untuk pelunasannya.

·       Bagi biro-biro perjalanan haji yang tertarik lebih detil tentang pengelolaan ONH berbasis Dinar ini secara berkelompok dapat menghubungi kami untuk menyepakati skema pengelolaan yang workable.

·       Kami bukan biro perjalanan haji, jadi kami tidak mengurusi proses pendaftaran dlsb.; untuk ini bila ada biro-biro yang tertarik untuk bekerja sama dengan kami dalam membantu saudara-saudara kita yang ingin merencanakan perjalanan hajinya dengan lebih ringan – silahkan juga mengubungi kami. http://rumahinvestasiku.com

 

Tips Membeli Emas


Tips Membeli Emas Batangan, Emas Perhiasan dan Emas Putih

by harga emas.

Seperti kita ketahui dari beberapa jenis logam mulia, emas merupakan logam mulia yang paling banyak dicari dan digemari. Karena emas selain bisa digunakan sebagai sarana investasi dan lindung nilai harta Anda dari pengaruh inflasi, emas pun bisa digunakan sebagai perhiasan (dipakai). Dan untuk memulai membeli emas, tentunya Anda harus mengetahui tujuan Anda dalam membeli emas tersebut, apakah untuk investasi atau untuk dipakai?. Bila untuk investasi belilah emas batangan atau emas koin, dan bila untuk dipakai tentunya beli emas perhiasan yang Anda sukai. Lalu bagaimana tips cerdas membeli emas batangan, emas perhiasan dan emas putih? Bisa Anda baca tips berikut:

Tips Cerdas Dalam Membeli Emas Batangan, Emas Perhiasan dan Emas Putih

1. Pertama lihat kurs harga emas saat ini
Tentunya sebelum membeli emas, Anda bisa mengecek berapa harga emas pasaran hari ini, bisa melalui surat kabar, website Harga-Emas.com, website pegadaian di Pegadaian.co.id ada menu dihalaman utamanya tentang harga emas sekarang, bertanya ke toko emas atau menghubungi bagian penjualan PT.Logam Mulia yang merupakan divisi dari PT. Antam Tbk – produsen emas di Indonesia, pada tiap hari kerja senin sampai jumat di logammulia.com. Dan bila Anda membeli emas hari sabtu atau minggu tentunya Anda bisa mencari informasi patokan harga emas hari jumat sorenya.

2. Perhatikan keadaan emas yang Anda beli
Bila yang Anda beli adalah emas perhiasan untuk dipakai, tentunya Anda bisa memilih model yang disukai dan juga perhatikan keadaan perhiasan emasnya, masih bagus atau ada cacatnya.

Bila yang dibeli perhiasan emas yang ada permatanya, perhatikan permatanya apakah ada cuil, goresan dan lainnya, karena tentunya bila Anda menjualnya kembali, toko emas akan mengeceknya dahulu dan mempengaruhi harga jualnya.

Bila yang dibeli adalah bentuk gelang dan kalung, pilihlah kunci gelang atau kunci kalung yang buatan mesin, yaitu yang berbentuk hurus S atau disebut dengan toogle. Sedangkan kunci yang buatan tangan biasanya bentuknya pencet-pencetan dan terkadang menjadi lemah bila sudah sering dipakai (buku tutup) dan sudah berumur lama.

Dan lihat juga tampilan emasnya, belilah emas yang bersih sekali, karena kadang-kadang ada warna hijau pada pori-pori bagian tertentu. Mungkin saja toko penjual perhiasan bilang ini adalah hal biasa, tapi sebenarnya tidak, emas ini belum dicuci dengan benar. Di emas tersebut masih tertinggal sisa kimia yang bisa menyebabkan alergi pada kulit orang pemakainya, yang menyebabkan gatal-gatal, dll.

3. Tanyalah  Kadar kemurnian Emasnya
Berikut adalah Kadar kemurnian Emas menurut standar internasional:
- Emas 24 karat adalah emas murni (99.99%)
- Emas 22 karat memiliki komposisi 91.7% emas dan dicampur bahan lain 8.3%, biasanya bahan perak
- Emas 20 karat memiliki kompoisis 83.3% emas
- Emas 18 karat memiliki komposisi 75% emas
- Emas 16 karat memiliki komposisi 66.6% emas
- Emas 14 karat memiliki komposisi 58.5% emas
dan emas 9 karat memiliki komposisi 37.5% emas

Tapi karena kita tinggal di indonesia, standar kadar emas di toko emas di indonesia agak berbeda. Emas 24 karat adalah 90% emas, Emas 23 karat adalah 70% emas, emas 22 karat adalah 40% emas dan yang lainnya.

Bisa dilihat ada selisih karat yang jauh berbeda. Sistem jual beli emas di pasar kita (pasar tradisional – toko emas) memang cukup memprihatinkan karena tidak ada sistem dan standar yang menjadi konsistensi harga, berat maupun kadarnya.

Lalu bagaimana dengan membeli emas putih? Emas putih merupakan emas murni yang dicampur bahan logam lain yang memiliki kadar yang berbeda-beda, biasanya hingga 70%. Ada yang bilang emas putih itu adalah platinum, tapi karena harga platinum mahal sekali, maka di indonesia jarang sekali yang menjualnya.

Nah pilihanya, bila tujuan Anda adalah investasi, belilah emas batangan atau koin emas yang berstandar international dan pastikan ada sertifikatnya. Lihat contoh pada gambar.

 

 

 

Lalu dimana tempat untuk membeli emas batangan dengan kadar 99.99% bersertifikat? Anda bisa membelinya diprodusennya PT.Logam Mulia – divisi penjualan emas PT.Antam Tbk, bisa dilihat melalui websitenya logammulia.com atau bisa melalui Tempat Pegadaian, dan juga toko-toko emas yang menjualnya.

4. Simpan nota pembelian emasnya karena akan diperlukan bila akan dijual kembali.
Hal ini dikarenakan tidak semua pembeli emas, baik dijual ditoko atau ditempat lainnya, ahli dalam menentukan kadar emas tersebut. Karena untuk mengecek kadar emas memerlukan waktu dan teknologi yang belum tentu tersedia di tempat Anda menjualnya. Dan bila mungkin, jual-lah emas kembali di tempat Anda membelinya, karena tentunya akan lebih mudah dan tidak ada banyak pertanyaan seputar emasnya.

Nah berapakah nilai emas saat dijual?
Tergantung dimana Anda menjualnya, bila di Pegadaian mereka menggunakan sistem gadai, maka emas Anda hanya dinilai hingga 90% dari kurs beli pegadaian saat itu.
Bila ditoko emas, biasanya dipotong Rp.5000/gram dari harga beli. Dan bila di PT.Logam Mulia – Divisi penjualan emas PT.Antam.Tbk, Anda bisa melihat di website logammulia.com untuk harga beli kembali per-gramnya.

Nah sekarang Anda sudah dibekali tentang tips membeli emas, sudahkah siap berinvestasi emas? Pelajari cara cerdas investasi emas dengan mengklik link ini.

 


TABUNGAN, ASURANSI ATAU EMAS?

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 679/XIV

Bapak Safir yang terhormat,

Anak saya sekarang berusia dua tahun dan saya ingin mulai menyiapkan dana pendidikannya. Setelah saya timbang-timbang, ada tiga pilihan:

  1. Membuka tabungan pendidikan. Namun saya masih bingung memilih bank mana yang kira-kira sehat. Saya khawatir, begitu kelak kita memerlukannya., eh prosedurnya berbelit. Apalagi saya paling malas kalau berurusan dengan birokrasi.
  2. Membuka asuransi pendidikan. Pilihan satu ini kurang saya minati karena pengalaman teman-teman saya yang ikut asuransi, kok, lebih sering banyak keluhannya. Oh, ya, apa bedanya tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan?
  3. Menyimpan emas. Ini sering dilakukan orang tua saya dulu hingga bisa menyekolahkan semua anaknya sampai sarjana. Yang jadi kendala, pasaran emas selalu berubah dan sulit menyimpannya.

Bisakah Bapak beri pertimbangan mana pilihan yang sebaiknya saya ambil? Terima kasih sebelumnya.

Ny. N – Jakarta

Jawab:

Ibu N di Jakarta,

Pertanyaan Anda sering ditanyakan oleh orang tua yang ingin mempersiapkan dana pendidikan anak mereka. Berikut ini jawaban saya.

1. Tabungan Pendidikan.

Tabungan Pendidikan adalah produk tabungan dari bank di mana tabungan Anda akan dilindungi oleh Asuransi Jiwa. Di sini, Anda biasanya akan diminta menyetor jumlah tertentu setiap bulannya, sehingga pada saatnya nanti Anda akan dapat mengumpulkan sejumlah dana tertentu pula yang diperkirakan akan cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak.

Saya tidak tahu di bank Anda, tapi setahu saya prosedur untuk mencairkan uang di Tabungan Pendidikan cukup mudah. Anda cukup membawa bukti tabungan dan bukti identitas diri. Itu saja. Untuk meyakinkan, coba Anda tanyakan kepada customer service di bank Anda tentang bagaimana prosedur pencairan tabungan pendidikan. Setahu saya, tidak berbelit-belit, kok. Jadi, tanya dulu ya, Bu.

2. Asuransi Pendidikan.

Asuransi Pendidikan adalah janji dari perusahaan asuransi kepada Anda di mana Anda akan mendapatkan se-jumlah dana tertentu setiap kali anak Anda masuk ke jenjang-jenjang pendidikan tertentu, seperti SD, SMP, SMU dan Perguruan Tinggi. Syaratnya, Anda harus membayar sejumlah premi setiap tahunnya.

Bila Anda meninggal dunia padahal anak Anda belum menyelesaikan sekolahnya dan preminya belum selesai dibayar, maka dana pendidikan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi tetap akan dibayarkan kepada anak Anda. Mengenai banyaknya keluhan yang dialami oleh teman Anda mengenai asuransi: wah, bu asuransi sampai kapan pun perlu, lo.

Sekarang saya tanya: Apakah Anda sering atau pernah mendengar masalah dari teman Anda mengenai pelayanan di bank? Pasti pernah, kan? Tapi apa karena itu kita tidak lagi membutuhkan jasa bank? Tentunya tidak. Sama juga dengan asuransi. Sekarang apa bedanya asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan? Asuransi Pendidikan diterbitkan oleh perusahaan asuransi, sedangkan tabungan pendidikan diterbitkan oleh bank.

3. Emas.

Pada zaman normal dimana harga barang dan jasa hanya naik sedikit, ekonomi berjalan baik, dan keadaan politik juga stabil, maka emas biasanya hanya akan naik sedikit. Emas hanya akan naik banyak apabila terjadi kondisi-kondisi seperti (1) naiknya harga dolar, terutama secara drastis, (2) naiknya harga barang dan jasa, terutama secara drastis, dan (3) kerusuhan sosial politik. Bila satu dari tiga kondisi itu terjadi, harga emas baru akan naik drastis.

Lalu mana yang terbaik untuk Anda? Dari ketiga pilihan diatas, saya hanya bisa mengatakan bahwa tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan hampir sama baiknya. Sedangkan emas, saya menyarankan agar emas Anda jadikan saja pilihan terakhir sebagai persiapan dana pendidikan anak Anda. Ini karena emas hanya akan naik nilainya bila terjadi tiga kondisi tadi (dolar naik drastis, inflasi tinggi dan rusuh sosial). Bila keadaan normal, emas biasanya cuma akan naik sedikit, di mana kenaikannya masih di bawah bunga Tabungan di Bank.

Mudah-mudahan kalau kita bertemu, saya bisa berkenalan dengan anak Anda yang saya yakin masih lucu-lucunya. Selamat memilih.

http://perencanakeuangan.com

Anda juga bisa melihat rencana investasi di http://rumahinvestasiku.com


11 Hal kesalahan dalam Membuka Toko Online

  1. Tidak ada foto produk. Gunakan foto produk yang sesuai dengan produk asli. Jangan memasang foto yang bukan aslinya hanya karena ingin laku
  2. Menggunakan foto pasaran. Seringkali netter menggunakan foto-foto yang sudah ada di website orang lain. Gunakan foto hasil jepretan sendiri. Beri watermark (label pada foto) agar pihak lain tidak menggunakan foto tersebut.
  3. Tidak mencantumkan kontak dengan lengkap. Paling tidak anda mencantumkan nomor handphone, pin BB, alamat email atau akun Skype
  4. Tidak mencantumkan alamat. Kebanyakan di bisnis online, para konsumen masih membutuhkan kepercayaan yang tinggi untuk bertransaksi. Oleh karena itu pencantuman alamat akan sangat mendukung kepercayaan konsumen anda
  5. Lambat merespon. Bila ada sms, YM, BBM, atau email segeralah untuk merespon menjawab pertanyaan yang masuk. Dengan demikian para calon pembeli merasa diperhatikan. Ingat, anda berbisnis online di mana para konsumen ada 24 jam penuh.
  6. Hanya memiliki rekening bank tertentu bahkan Cuma satu rekening. Terkadang di suatu daerah, bank tidak memiliki cabang. Sediakan rekening bank alternative yang sekiranya sudah banyak cabangnya. Bisa kombinasi bank swasta dan bank pemerintah.
  7. Mengandalkan harga murah. Memang benar harga menjadi patokan bagi konsumen. Tapi tidak hanya harga, pelayanan (service) pun juga dipertimbangkan.
  8. Tidak ada kepastian pengiriman atau pembuatan barang (jika sifatnya by order). Bila orderan membutuhkan waktu untuk pembuatan, maka setidaknya berikan estimasi kapan barang selesai dibuat dan dikirim ke alamat pembeli. Jangan lupa berikan nomor resi pengiriman setelah anda mengirim barang.
  9. Tidak ada petunjuk pembelian barang. Berikanlah petunjuk sederhana bagaimana pembeli akan mengorder barang. Bila perlu, setelah pembeli memilih dan menentukan orderan, dia wajib untuk memberikan konfirmasi yang telah anda sediakan.
  10. Tidak update. Ini yang paling sering dialami oleh para pebisnis online. Bisa jadi karena produknya terlalu laku sehingga sibuk mengurusi orderan atau memang malas untuk update, sehingga catalog barang di website masih stok lama.
  11. Loading website yang terlalu lama. Lebih baik anda jangan kebanyakan memakai fasilitas yang bisa memberatkan website loading. Konsumen hanya membutuhkan berbagai informasi mengenai barang anda. Jadikan kesan pertama website anda mengejutkan calon pembeli. Rata-rata antara 5 – 15 detik. Jika lebih dari itu, bisa-bisa calon pembeli meninggalkan website anda.

 

 

 

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.